Kabar dari Mesir: Melihat Mumi Firaun di National Museum of Egyptian Civilization
Tanggal Posting : Rabu, 29 Maret 2023 | 17:56
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 5983 Kali
Kabar dari Mesir: Melihat Mumi Firaun di National Museum of Egyptian Civilization
Founder JamuDigital, Karyanto saat berkunjung di National Museum of Egyptian Civilization Mesir yang menyimpan Mumi Firaun dan mumi-mumi lainnya yang dulu berada di Piramadi Giza.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Perjalanan dari Thaba menuju Mesir dilalui lewat darat dengan bus ditempuh lebih dari 8 jam- antara lain melewati Gurun Sahara sepanjang 600 km. Inilah perjalanan saya terpanjang melewati Gurun Pasir dan deretan Gunung Bebatuan berwarna Coklat Kuning.

Ini saya alami pada 8 Maret 2023. Usai sarapan pagi di Thaba- di mana kami menginap di Nueiba Resort yang indah, kami dan rombogan bergegas menuju bus untuk melanjutkan perjalanan ke Mesir.

Berikut ini, reportase Founder JamuDigital, Karyanto saat berada di Mesir, ketika mengikuti program Jejak Rasul di 3 Negara (Yordania, Palestina, dan Mesir)!

Di Mesir kami menginap di Holiday Inn Cairo Maadi yang beralamat Nile Corniche, El Nil, Maadi, Cairo Governorate 11431, Mesir. Hotel bintang lima ini menghadap Sungai Nil Mesir- sungai terpanjang di dunia.

Salah satu destinasi yang dituju saat saya berada di Mesir adalah Tempat Mumi Firaun yang kini ditempatkan di Museum Nasional Peradaban Mesir (National Museum of Egyptian Civilization/NMEC).

Saya masuk ke museum NMEC pada 9 Maret 2023 siang hari. Museum ini baru dibuka untuk pengunjung pertama kalinya pada 18 April 2021, yang memamerkan mumi para Raja dan Ratu Mesir kuno. Tentu yang paling terkenal adalah Raja Firauan.

Tidak heran jika kondisi museum ini masih terlihat baru dan sangat megah. Siang itu, para pengunjung sangat ramai, karena hari libur sekolah di Mesir. Namun, setelah masuk dalam museum yang memajang mumi para Raja dan Ratu Mesir kuno itu, semua pengunjung dilarang mengambil foto dan video.

Rakyat Mesir menyaksikan proses pemindahan belasan mumi Firaun yang bersejarah di ibu kota mereka, Kairo, pada Sabtu, 3 April 2021. Iring-iringan mewah bertajuk ’Parade Emas Firaun’ yang menghabiskan jutaan dollar ini digelar untuk memindahkan 22 mumi penguasa Mesir -18 Raja dan empat Ratu - dari Museum Mesir menuju museum baru bernama Museum Nasional Peradaban Mesir sejauh lima kilometer.

Dengan pengamanan ketat, urutan parade mumi-mumi Firaun tersebut diatur menurut masa kekuasaan mereka-dari penguasa Dinasti ke-17 Seqenenre Taa II hingga Ramses IX yang berkuasa pada abad ke-12 SM.

Salah satu daya tarik utama pada acara itu adalah Raja Ramses II, Firaun paling tersohor pada era Kerajaan Baru. Dia berkuasa selama 67 tahun dan dikenang atas penandatanganan traktat perdamaian pertama.

Museum Firaun Mesir

Keterangan Foto: Sejumlah patung Kuno Kerajaan Mesir dipajang di selasar menuju pintu masuk Museum NMEC.

Setiap mumi dibawa menggunakan kendaraan berhias yang dilengkapi peredam kejut dan dikelilingi voorrijder, termasuk tiruan kereta perang.

Khusus untuk memindahkan para mumi Firaun ini, pemerintah Mesir secara khusus menempatkan mereka di dalam kotak berisi nitrogen sebagai pelindung dari kondisi eksternal. Rute ke museum baru juga diaspal ulang agar perjalanan lebih mulus.

Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan melakukan yang terbaik guna memastikan mumi-mumi ini stabil, terjaga, dan berada dalam lingkungan yang suhunya dikendalikan. 

Dikutip dari republika.co.id, disebutkan pemindahan berlangsung dengan pengamanan ketat. Urutan kendaraaran parade mumi-mumi Firaun tersebut berbaris dalam iring-iringan menurut masa kekuasaan mereka - dari penguasa Dinasti ke-17 Seqenenre Taa II hingga Ramses IX yang berkuasa pada abad ke-12 SM (Sebelum Masehi) atau Dinasti ke-20 Firaun.

Sekitar 3.000 tahun SM Mesir telah memiliki pemerintahan yang dipimpin oleh raja. Selama 3.000 tahun berikutnya, Mesir dipimpin oleh para Firaun yang terdiri dari dinasti-dinasti secara bergantian. Secara umum para sejarawan membagi zaman pemerintahan di Mesir dalam tiga era, yaitu Old Kingdom, Middle Kingdom dan era New Kingdom.

Diantara lebih dari 100 Firaun tersebut, adalah Raja Ramses II salah satu Firaun paling tersohor pada era New Kingdom (Kerajaan Baru). Ramses II dari Dinasti 19 berkuasa sekitar 67 tahun (1279 - 1213 SM), dia dikenang atas penandatanganan traktat perdamaian pertama.

Kemudian ada Ratu Hatshepsut dari Dinasti 18, seorang perempuan yang menjadi penguasa walau perempuan pada zamannya tidak lazim menjadi Firaun berkuasa tahun 1473 - 1458 SM.

Tentu yang menakjubkan adalah dimana patung-patung itu dulu tersimpan dalam Piramida yang terbuat dari batu coklat kuning muda yang hingga kini masih menjadi peninggalan peradaban itu tetap menimbulkan kekaguman atas tingginya peradaban zaman itu.

Tentu saja, saat saya memasuki Museum NMEC ini, yang saya cari adalah mumi Firaun. Mencarinya tidak sulit karena, pada saat saya berkunjung yang masuk ke dalam museum lumayan banyak, sehingga kerumanan yang paling ramai dimana mumi Firaun diletakkan.

Alur penempatan mumi-mumi kuno itu sedemikian rupa sehingga pengunjung dapat berjalan teratur satu arah, dari mulai pintu masuk hingga keluar diatur dalam satu jalur sehingga pengunung jalan melingkar-lingkar di dalam museum sehingga semua peninggalan peradaban Mesir Kuno itu dapat kita lihat dan amati semua.

Karyanto dan Piramid di Mesir

Keterangan Foto: Founder JamuDigital, Karyanto dikawasan Piramida Giza di Mesir, pada 9 Maret 2023.

Kompleks Piramida Giza atau dikenal dengan sebutan Nekropolis Giza meruoakan kompleks piramida yang berlokasi di Giza, di daerah pinggiran Kairo, Mesir.

Monumen kuno Piramdia Giza terletak sekitar delapan kilometer ke arah padang pasir dari kota tua Giza di Nil, yang berjarak sekitar 25 kilometer sebelah barat daya dari pusat kota Kairo.

Memandang luas dan besarnya monumen kuno yang terbuat dari batu ini, dapat kita bayangkan pada zaman kuno dulu telah ada peradaban kehidupan manusia dengan segala kreatifitasnya. Layak jika situs ini menjadi salah satu Peninggalan Kebudayaan Dunia!

Piramida Giza hingga kini tercatat sebagai salah satu piramida tertua di dunia, dibangun sekitar 4.500 tahun yang lalu.

Piramida Giza ini tidak hanya berisi mumi mayat Firaun, tetapi juga menyimpan pula semua hal yang dibutuhkan untuk menopang perjalanan Firaun menuju alam berikutnya yang mereka percayai.

Kini semua mumi dan semua peninggalan yang terdapat di dalam Piramida Giza dipindahkan ke Museum National Museum of Egyptian Civilization (NMEC). 

Liputan Karyanto, Founder JamuDigital dari Yordania, Masjidil Aqsha-Palestina, dan Mesir (2-11 Maret 2023) 


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2024. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: