Kabar dari India: Manifestasi Ayuverda di SGT University
Tanggal Posting : Minggu, 5 Januari 2020 | 07:20
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 333 Kali
Kabar dari India: Manifestasi Ayuverda di SGT University
Founder JamuDigital, Karyanto saat melakukan manifestasi Ayuverda di SGT University, New Delhi- India dan Saat menerima Sertifikat International Internship Exchange Program.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Selama sepekan, saya belajar Ayuverda dan Fisioterapi di Shree Guru Gobind Singh Tricentenary (SGT) University di Gurgaon, New Delhi, India bersama tujuh peserta Internship & Student Exchange Program: Binawan University (Indonesia) dengan SGT University (India) dan Janardan University (India).

Kegiatan ini berlangsung pada 28 Agustus 2019 hingga 8 September 2019 di SGT University (New Delhi- India) dan Janardan University (Udaipur-India). Saat praktek Ayuverda dilakukan di Hospital Faculty of India Medical System, Shree Guru Gobind Singh Tricentenary (SGT) University di Gurgaon, New Delhi, India.

Ayurveda berasal dari Bahasa Sansekerta, terdiri atas kata ayur yang berarti hidup, dan veda yang bermakna pengetahuan/ilmu pengetahuan. Ayurveda adalah ilmu pengetahuan tentang hidup atau cara hidup sehat berdasarkan ilmu pengetahuan.

Ayurveda membagi makhluk hidup di dunia berdasarkan atas yoni/sumber asalnya dalam 4 tipe, yaitu:

  • Jarayuja: makhluk hidup yang dibungkus oleh selaput tipis amnion ketika berada dalam kandungan
  • Andaja: makhluk yang lahir atau hasil penetasan dan telur
  • Svedaja: makhluk hidup yang mengeluarkan keringat
  • Audbhidja: makhluk yang muncul keluar menembus tanah.

Tiga tipe pertama ini terdiri atas makhluk hidup yang berupa binatang, sedangkan tipe yang keempat, yakni audbhidja berupa makhluk hidup berwujud tumbuh-tumbuhan.

Pengobatan terhadap suatu penyakit pada umumnya mempergunakan ramuan obat yang terdiri dari bahan makhluk hidup, baik yang berasal dari binatang jarayuja, andaja, svedaja maupun yang dari audbhidja atau tumbuh-tumbuhan.

Berita Terkait: Kabar dari Manila, Obat Modern Asli Indonesia

Berita Terkait: Kabar dari Kamboja, Obat Herbal Indonesia

Berita Terkait: Kabar dari Malaysia, Pernik Outlet Produk Herbal

Praktik Ayuverda

Keterangan Foto: Tim Universitas Binawan Jakarta berpose di depan rumah sakit yang digunakan untuk praktek Ayuverda.

Prinsip pengobatan dalam Ayurveda adalah menyeimbangkan kembali unsur tri dosha yang terganggu di dalam tubuh manusia dengan cara memasukkan unsur dari luar. Unsur dari luar itu dapat diambil dari binatang, tumbuh-tumbuhan atau bahan yang berasal dari bumi. Sebab bahan pembentuk tubuh manusia sama dengan bahan pembentuk tubuh binatang, tumbuh-tumbuhan dan bumi.

Di Negara India- makanan olahannya banyak menyertakan rempah-rempahan saat diramu menjadi aneka ragam menu makanan, yang sehari-hari dikonsumsi sebagai menu yang dihidangkan sebagai makan pagi, siang dan malam. Atau sebagai kudapan!

"Internship & Student Exchange Program: Binawan University (Indonesia) dengan SGT University (India) dan Janardan University (India) dipimpin oleh Drs. Imam Waluyo, MBA., Dekan Prodi Fisioterapi, Universitas Binawan Jakarta. Peserta: dr. D. Ratna S. Handayani, MKK, M.Si. Herbal (Dosen Fakultas Fisioterapi Universitas Binawan), Firdha Amallia (Staf Universitas Binawan), dr. Indah Nurwulan, dr. Elywati, Cucu Mulyani, Tiara, dan Karyanto.

Manifestasi Pengobatan Ayuverda
Sesi praktik/manifestasi pengobatan Ayuverda selama Tim Universitas Binawan Jakarta di SGT University selalu disambut dengan penuh semangat. Setelah mengikuti sesi teori di kelas, maka giliran berpraktek tentunya akan menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Berlatih praktik pengobatan Ayurveda dapat memahami konsep teori pengobatan ayurveda bahwa penyebab penyakit karena tidak seimbangnya unsur-unsur yang ada di dalam tubuh yang dikenal dengan unsur Tri Dhosa. Tri dosha terdiri dari: Vatta (angin atau udara atau akasa), Pitta (Empedu atau panas atau teja) dan Kapha (Lendir atau air atau apah).

Pengobatan Ayuverda menekankan keseimbangan sistem organ-organ tubuh, dengan mlakukan berbagai cara: B-Balancing, A-Activating, D-Defending. Jenis pengobatan Ayurveda antara lain: Teknik pemijatan, Yoga, Pengobatan menggunakan uap dari herbal yang dipanaskan, pengobatan dengan ramuan tumbuh-tumbuan.

Selain belajar Fisioterapi yang dibimbang para dosen yang bepengalaman dari berbagai Fakultas di SGT University, praktek Ayuverda yang juga dipandu oleh tenaga pengajar di SGT University berlangsung seru.

Berbagai praktik meramu menu program diet sehat dari berbagai kacang-kacangan, membuat Ramuan Balur yang penggunaannya digosokkan ke badan pasien ketika ramuan masih hangat dengan kain kasa, dan praktik fisioterapi.

Berita Terkait: Kabar dari India, Budaya Konsumsi Rempah

Di Balur

Keterangan Foto: dr. D. Ratna S. Handayani, MKK, M.Si. sedang praktik membalur dengan ramuan Kalka yang baru saja dipraktikkan cara meramunya untuk cidera di pergelangan kaki.

Bentuk obat dalam kitab Ayurveda, diklasifikasikan ragam bentuk sesuai kebutuhan dan sifat dari bahan obat. Pembagian tersebut, antara lain: Churna (Obat berbentuk pupur atau serbuk), Svarasa (Obat berupa air perasan, cairan pekat, sari buah), Kalka (Obat berupa cairan kental, pasta, boreh), Kvatha (Obat berupa cairan yang diminum), Phanta (Obat cairan yang dimasukkan ke tubuh: tetes mata, hidung, infus).

Sesi praktik terakhir adalah membuat Kalla. Bahannya dari beberapa daun yang dipotong kecil-kecil, sejumlah remah-rempah, kemudian dididihkan dengan minyak dan diaduk secara merata. Setelah agak dingin, ramuan ditaruh di kain kassa dan selanjutnya diurutkan di punggung atau bagian badan yang sakit. Ramuan seperti boreh tersebut juga dapat dibalutkan dibagian yang sakit, misalnya karena cidera di bagian lutut atau pergelangan kaki dan diperban. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: