Juni 2020: Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Indonesia
Tanggal Posting : Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:18
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 412 Kali
Juni 2020: Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Indonesia
Kabar gembira bahwa pada Juni 2020 akan dilakukan Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Indonesia.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Sebuah kabar gembira, tentang vaksin COVID-19! Menurut rencana, uji klinis vaksin COVID-19 di Indonesia akan dilakukan pada bulan Juni 2020. Ada harapan baru, dalam waktu tidak terlalu lama lagi, akan tersedia vaksin COVID-19 yang uji klinisnya dilakukan kepada pasien COVID-19 di Indonesia.

Sie Djohan, Direktur PT. Kalbe Farma, Tbk. menjelaskan bahwa PT. Kalbe Farma, Tbk (Kalbe) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Genexine, Inc.  suatu perusahaan obat biologi dari Korea Selatan untuk mengembangkan vaksin corona virus baru atau COVID-19. Kalbe dan Genexine sepakat untuk melakukan uji klinik GX-19 di Indonesia, yakni pengembangan vaksin DNA terhadap virus corona baru oleh konsorsium dengan  Genexine, Binex, the International Vaccine Institute(IVI), GenNBio, the Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST), and Pohang University of Science & Technology (POSTECH).  

Uji klinik vaksin COVID-19 rencananya akan dilakukan di bulan Juni 2020. Kerjasama pengembangan vaksin COVID-19 ini merupakan kontribusi Kalbe untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Kalbe berharap melalui upaya penelitian dan pengembangan vaksin COVID-19 ini secara cepat bisa mendapatkan hasil, sehingga kebutuhan vaksin di Indonesia dapat terjamin ketersediaannya," jelas Sie Djohan dalam siaran pers yang diterima Redaksi JamuDigital.Com dari Hari Nugroho, Head External Com. & Stakeholders Relation PT. Kalbe Farma, Tbk, pada Sabtu, 30 Mei 2020.

Berita Terkait: Masyarakat Dunia Terapkan New Normal Hadapi COVID-19

Riset vaksin ini sendiri telah dilakukan kepada Primata, dan telah terbukti telah  menghasilkan antibodi yang mampu menetralisir virus Corona Baru, sehingga tahap berikutnya akan diuji kepada manusia.

Sie Djohan menambahkan bahwa Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah terkait untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini sehinggga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, PT. Kalbe Farma, Tbk Menjalin kerja sama dengan Genexine Inc, perusahaan obat biologi asal Korea Selatan, membentuk PT. Kalbe Genexine Biologic (KGBio), sebuah perusahaan joint venture dalam mengembangkan dan membuat bahan baku obat-obatan bioteknologi di Indonesia.

Kalbe berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dan lain-lain); divisi obat bebas (Promag, Mixagrip, Komix, Woods, Fatigon, dll) dan minuman  suplemen dan siap saji (Hydro Coco, Extra Joss), divisi nutrisi (ChilKid, Prenagen, Diabetasol, dll); dan divisi distribusi dan logistik.

Kalbe kini memiliki lebih dari 40 anak perusahaan dan 12 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 17.000 karyawan, yang tersebar di 74 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, Kalbe tercatat sebagai salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia, dengan kode saham: KLBF. Redaksi JamuDigital.Com.


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: