![]() |
| Iman Untung Slamet atau akrab dipanggil Ji-Un berhasil meracik jamu yang mampu menangkal berbagai hama penyakit hewan ternak, termasuk PMK. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Idul Adha 1443 makin dekat. Akan Makin banyak masyarakat yang mencari hewan kurban, seperti sapi, kerbau, lambing, dan domba. Masalahnya, hewan kurban itu sedang diserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Masalah berikutnya, hingga kini belum ada vaksin hewan yang dapat dipakai untuk menangkal PMK. Pusat Veteriner Farma ( Pusvetma) sudah diperintah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memproduksi vaksin. Namun hingga kini belum ada kabarnya, kapan vaksin bisa disebabkan ke peternak.
Jangan khawatir, kabarnya ada jamu yang bisa membantu mencegah merebaknya PMK. Bang Ji-Un nama panggilannya. Nama aslinya Iman Untung Slamet. Kabarnya dia punya formula jamu herbal yang sudah berhasil menolong banyak peternak di sejumlah kawasan di Jawa dan Sumatera.
"Gara-gara mas Ji-Un ngenalin Mikroba untuk dicampurkan di bahan makanan sapi. Jadi repot, maunya (sapi) makan melulu," tutur Marjunet, peternak dari Lampung Selatan.
Diakuinya, Setelah mengonsumsi Mikroba, sapi-sapinya tampak sehat. Saat ini pakan sapinya merupakan campuran limbah tapioka atau onggok, bungkil sawit, dan damen atau batang padi. Plus Mikroba.
- Berita Terkait: 111 Tahun Jamu Iboe, Sukses Adaptasi Digital Transformation
- Berita Terkait: NOSTEO dan NOKILIR Dukung Final AFF 2020: TIMNAS INDONESIA vs THAILAND
- Berita Terkait: 4 Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan
HAL senada juga diungkapkan Panggih Batu Aman, peternak sapi dari Desa Sidomulyo, Lampung Selatan. Sapi-sapinya dalam keadaan sehat. "Bahkan semenjak diberi campuran Mikroba, pertumbuhannya pesat. Berat badannya naik cepat dibanding sebelum dicampur Mikroba," katanya.
Berbeda dengan sapi-sapi tetangganya yang belum dicampuri Mikroba. Menurut Panggih, banyak sapi tetangganya yang menderita PMK.
Kepada Obat News, Ji-Un menjelaskan, jamu buatannya belum dibuat dalam jumlah banyak. Maklum masih skala rumahan. Dia meracik jamunya sesuai pesanan. "Sudah banyak dipakai petani dan peternak di Jawa dan Sumatera," tuturnya.
Ditanya apakah Mikroba sudah dipatenkan, Ji-Un mengaku belum memikirkannya. Alasannya klasik. Takut biayanya besar. "Saya memang bertekad menolong kaum petani dan peternak kecil agar bangkit dan berkembang," ujarnya. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/herb/pr-4463524467/jamu-mikroba-bang-ji-un-katanya-ampuh-tangkal-penyakit-mulut-dan-kuku?page=2 ). Redaksi JamuDigital.Com








