Fakta Krek, Resiko Membunyikan Sendi
Tanggal Posting : Selasa, 22 Januari 2019 | 11:10
Liputan : Redaksi - Dibaca : 552 Kali
Fakta Krek, Resiko Membunyikan Sendi
Terkadang secara reflek, kita membunyikan sendi-sendi di tubuh kita, seperti sendi-sendi di jari-jari kita: Krek..

JamuDigital.Com. Semua orang dapat dipastikan pernah membunyikan sendi-sendi yang ada ditubuhnya. Apakah itu disengaja, atau terkadang secara reflek membunyikan sendi-sendi jari tangan, atau leher, atau sendi lainnya. Maka terdengarlah bunyi krek.

Tindakan ini baik atau justru kurang baik, bagi kesehatan kita? Simak yuk, asal muasal bunyi krek sendi-sendi kita.

Berikut ini, artikel berjudul: Apakah Membunyikan Sendi Itu Berbahaya? Ini Faktanya, yang dimuat di www.blogdokter.net (https://www.blogdokter.net/2019/01/20/apakah-membunyikan-sendi-itu-berbahaya-ini-faktanya/):

Salah satu kebiasaan yang dilakukan orang orang saat sendi terasa kaku adalah dengan membunyikannya. Sendi yang kerap dibunyikan adalah sendi pada jari jari tangan, punggung dan leher. Ada yang mengatakan membunyikan sendi ini berbahaya. Benarkah demikian?

Mengapa sendi bisa berbunyi?
Sebelum lebih jauh berbicara tentang bahayanya membunyikan sendi, ada baiknya kita memahami dulu, mengapa sendi itu bisa berbunyi.

Bunyi yang keluar saat kita menggerakan sendi berasal dari tekanan gelembung nitrogen yang normal ada pada sela sela sendi. Gerakan sendi secara tiba tiba akan merangsang gelembung itu pecah sehingga menimbulkan bunyi.

Sendi akan lebih sering berbunyi seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi ini disebabkan karena tulang rawan yang ada pada sendi mengalami penipisan sehingga permukaannya menjadi kasar.

Apakah membunyikan sendi berbahaya bagi sendi?
Apakah kamu pernah mendengar mitos tentang radang sendi atau athritis yang disebabkan oleh karena kebiasaan membunyikan sendi? Mulai detik ini kamu boleh melupakan mitos tersebut karena ada banyak bukti yang membantah hal tersebut dan menyimpulkan bahwa membunyikan sendi itu tidak berbahaya.

Pada sebuah percobaan, seorang dokter secara rutin membunyikan sendi pada salah satu tangan selama sepuluh tahun. Setelah dilakukan pemeriksaan ronsen, ternyata tidak ada perbedaan radang sendi antara sendi tangan yang tidak pernah dibunyikan dengan sendi tangan yang sering dibunyikan.

Memang ada beberapa kasus orang yang mengalami kesakitan setelah membunyikan sendi. Ternyata rasa sakit itu timbul karena tekanan pada sendi yang berlebihan atau teknik membunyikan sendi yang salah.

Membunyikan sendi tidak meningkatkan risiko arthritis
Apakah kamu masih mengkhawatirkan radang sendi yang disebabkan karena membunyikan sendi? Kamu sebaiknya tidak perlu khawatir lagi karena sendi berbunyi itu adalah sesuatu yang normal.

Yang perlu kamu khawatirkan adalah saat sendimu berbunyi yang disertai dengan pembengkakan, nyeri dan gejala lainnya. Segera ke dokter bila mengalami keluhan ini.

Bunyi sendi juga disebabkan karena ketegangan otot atau tendon. Terkadang, bunyi sendi juga disebabkan oleh adanya ketegangan pada otot dan tendon di sekitar sendi. Hal ini biasanya muncul saat kita sedang berolahraga terutama saat melakukan gerakan yang diulang ulang.

Bunyi sendi karena ketegangan otot atau tendon bisa dikurangi dengan meningkatkan fleksibelitas tubuh. Lakukan gerakan peregangan sebelum dan setelah berolahraga.

Mengapa kita tidak bisa membunyikan sendi dua kali? Seperti yang telah saya bahas sebelumnya, sendi berbunyi karena adanya tekanan gas nitrogen pada sendi. Setelah membunyikan sendi, dibutuhkan waktu yang cukup untuk terbentuknya gelembung gas nitrogen lagi. Nah, ini sebabnya kamu tidak bisa membunyikan sendimu dua kali. Sudahkah kamu membunyikan sendi hari ini? Redaksi JamuDigital.Com

(Sumber:https://www.blogdokter.net/2019/01/20/apakah-membunyikan-sendi-itu-berbahaya-ini-faktanya/)

 


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2019. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: