Era New Normal: Disiplin Prokes, Pola Hidup Sehat dan Minum Jamu
Tanggal Posting : Rabu, 16 Desember 2020 | 08:06
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 435 Kali
Era New Normal: Disiplin Prokes, Pola Hidup Sehat dan Minum Jamu
Reri Indriani, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan POM,pada Webinar Obrolan Virtual Buku Saku Obat Herbal Pada Masa Pandemi COVID-19.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Menjaga agar tetap sehat, semangat dan terus beraktifitas dengan menyesuaikan kebiasaan baru, seperti: menerapkan protokol kesehatan 3M, mengkonsumsi suplemen atau obat herbal-Jamu.

Wabah COVID-19 yang muncul pada akhir tahun 2019, dan kini yang menyebar menjadi pandemi global, menuntut perubahan perilaku dengan penyesuaian pada masa era new normal.Ini menjadi bagian penting dalam upaya menangkal terpapar Virus CVID-19.

Demikian antara lain dikemukakan oleh Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si., Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan POM pada pada Webinar "Obrolan Virtual Buku Saku Obat Herbal Pada Masa Pandemi COVID-19", Senin, 14 Desember 2020.

Reri Indriani menjelaskan bahwa pandemi CVID-19 memaksa terjadinya perubahan pola prilaku masyarakat dunia, termasuk Indonesia dimana masyarakat Indonesia mulai memiliki kesadaran terhadap pentingnya memelihara kesehatan, khususnya terkait daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi COVID-19 ini.

"Saat ini vaksin masih dalam proses uji klinik. Kita tahu bahwa vaksin bukan menjadi solusi secara menyeluruh atas pengendalian penyakit ini. Yang menjadi faktor penting adalah bagaimana kita dapat menerapkan protokol kesehatan dan hidup sehat- yang semuanya akan berdampak kepada kita untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat,"  Reri Indriani mengingatkan.

Untuk itu Badan POM, lanjut Reri Indriani, berupaya dan berinovasi dalam meningkatkan kinerja pengawasan obat dan makanan- khususnya terkait meningkatnya penggunaan obat tradisional untuk memelihara daya tahan tubuh. Pada dasarnya, tubuh manusia memiliki sistem imun untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

Berita Terkait: Buku Saku Obat Herbal Saat COVID-19 

Berita Terkait: Aneka Buku Pedoman Herbal-Suplemen Saat COVID-19

Namun hal-hal tertentu dapat melemahkan sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang. Antara lain: penuaan, kurang bugar, kurang istirahat, kurang gizi atau karena stres. Untuk itu, fungsi sistem imun harus tetap dijaga, agar daya tahan tubuh kuat, imbuhnya.

Diantaranya dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan olahraga, cukup istirahat, cukup terpapar matahari dan pola makan yang seimbang gizinya dan tidak kalah pentingnya kita mengelola stres agar sistem imun kita tidak terganggu.

Selain dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga sistem imun pada tubuh juga dapat mengkonsumsi obat herbal yang bersifat imunomodulator yang dapat memodifikasi respon imun, menstimulasi sistem pertahanan tubuh yang tentunya sesuai dengan aturan pakai.

Imonumodulator adalah zat yang memodulasi, mengubah, atau mempengaruhi sistem imun tubuh menjadi kearah normal. Imunomodulator ini dapat diperoleh dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan atau obat tradisional, lanjut Reri Indriani.

Dalam masa pandemi COVID-19 ini Badan POM berperan aktif dalam upaya-upaya penangulangan pandemi COVID-19 ini. Peran Badan POM ditunjukan dengan masuknya Badan POM dalam gugus tugas percepatan penanganan COVID-19.  Serta berperan juga dalam membangun komunikasi serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Hal ini merupakan aspek yang sangat penting mengingat banyak sekali hoaks atau informasi yang kurang tepat- yang beredar di masyarakat. Termasuk dalam komoditi obyek pengamanan Badan POM, misalnya obat tradisional, suplemen kesehatan, dan lain-lain. Untuk itu, Badan POM hadir di masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, obyektif, dan tidak menyesatkan.

Selaian upaya memberikan informasi yang tepat, Badan POM juga memberikan edukasi dalam meningkatkan daya tahan tubuh pada masa pandemi khususnya mengunakan suplemen kesehatan dan obat tradisional yang tepat.

Selain itu, upaya yang telah dialkukan Badan POM dalam menghadapi pandemi COVID-19 diantaranya: KIE terhadap pelaku usaha dan masyarakat, terobosan dan percepatan pelayanan publik kepada pelaku usaha/industri, pengawalan ketersedian produk herbal, suplemen kesehatan dan kosmetik.

Mengoptimalkan CSR perusahaan obat tradisional dan suplemen kesehatan dalam rangka donasi penanggulangan COVID-19, peningkatan pengawasn obat tradisional dan suplemen kesehatan secara daring, peluncuran buku pedoman penggunaan herbal dan suplemen kesehatan, OMAI, Buku cerdas memilih dan mengkonsumsi herbal, Buku saku OT dan SK, kemudian pendampingan obat herbal untuk menjadi produk komersial.

Sebagai salah satu bentuk KIE, dan upaya dalam menyediakan informasi yang tepat dan terpercaya maka kami dari Deputi Bidang Pengawasn Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik telah menerbitkan Buku Pedoman Herbal dan Suplemen Kesehatan Dalam Menghadapi COVID-19 Di Indonesia.

Informasi yang terdapat dalam buku tersebut diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dan dapat memberikan informasi yang lengkap, obyektif, dan terkini tetang pentingya mengetahui dan memahami bagaimana memilih serta mengkonsumsi obat tradisional yang benar.

Sehingga meningkatnya masyarakat dalam memilih dan mengkonsumsi obat herbal dengan benar diharapkan mendapat manfaat dan tentu juga dapat mempertahankan daya tahan tubuh sehingga terhindar dari COVID-19.

Dan tentu juga akan mendukung pengawasan Badan POM, khususnya dalam penangangan obat tradisional. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: