![]() |
| Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Kemenparekraf (kiri) dan Metta Murdaya. |
JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Duh...Uang yang dihabiskan orang Indonesia untuk biaya wisata kesehatan ke luar negeri jumlahnya tergolong fantastis! Data Kemenparekraf menyebutkan angka Rp 23 Triliun per tahun!
"Biaya wisata kesehatan orang Indonesia ke luar negeri mencapai Rp 23 triliun setiap tahunnya," ujar Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Kemenparekraf.
Rizki mengungkapkan hal itu saat peluncuran buku ’Jamu Lifestyle’ di kawasan Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat 20 Mei 2022. Buku ’Jamu Lifestyle’ ditulis oleh Metta Murdaya.
Dana Rp 23 T bukan jumlah yang kecil. Bahkan dana sebesar itu jauh lebih besar dari anggaran Kemenparekraf sendiri. Jumlah dana sebesar itu mendekati anggaran untuk Kementerian Pertanian atau Kementerian PUPR.
Dilihat dari sisi lain, pihak Kemenparekraf mengatakan ada potensi pasar yang besar wisata kesehatan atau wellness tourism. Untuk itu, Kemenparekraf menggarap serius pengembangan pasar wellness tourism ini.
- Berita Terkait: Kabar dari Malaysia: Meneropong Pernik Outlet Produk Herbal
- Berita Terkait: Green Pharmacy Mendorong Terwujudnya Kemandirian Obat di Indonesia
- Berita Terkait: Beli NOSTEO dan NOKILIR dari Brunei. Wow Era Digital...Makin Asyik
"Potensinya besar. Kemenparekraf serius menggarapan potensi pasar wellness tourism," ujar Rizki.
Paling tidak, pengembangan dan menggarap wellness tourism di tanah air maka bisa untuk menangkap dana Rp 23 T yang selama ini digunakan orang Indonesia melakukan wisata kesehatan ke luar negeri per tahun. Apalagi potensi wellness tourism terbuka luas di Indonesia.
Indonesia yang memiliki anugerah biodiversity terbesar di dunia merupakan modal besar pengembangan wellness tourism. Selain itu teknologi medis dan kedokteran di Indonesia juga terus berkembang pesat.
"Selama ini Pandemi terjadi lonjakan yang besar konsumsi Jamu untuk kesehatan," ujar Rizki.
Padahal, Jamu sebagai salah satu pendukung wellness tourism asli Indonesia bukan hanya dalam bentuk minuman. Ada pula dalam bentuk perawatan luar tubuh, baik untuk kesehatan maupun kecantikan. (Sumber Berita: https://www.obatnews.com/healthy-tourism/pr-4463472602/duh-setiap-tahun-wisata-kesehatan-orang-indonesia-ke-luar-negeri-habiskan-rp-23-t?page=2 ).








