Dekan Farmasi UGM dan Ketua Kagama Farmasi: Personal Branding Menunjang Karir Profesional
Tanggal Posting : Senin, 21 Maret 2022 | 12:32
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 791 Kali
Dekan Farmasi UGM dan Ketua Kagama Farmasi:  Personal Branding Menunjang Karir Profesional
Personal brand dapat menjadi pengungkit goal setting seseorang, karena akan menjadi faktor pembeda, dan memotret reputasinya.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Satibi, M.Si, Apt, dan Ketua Kagama Farmasi UGM, Drs. Masrizal Syarief, Apt. menegaskan bahwa kemampuan softskill yang dipadukan dengan hardskill yang menjadi personal brand seseorang, sangat membantu menunjang karir dimanapun mereka berkarya.

Demikian ditegaskannya pada saat memberikan sambutan Webinar "Writing for Personal Branding" dengan narasumber Drs. Karyanto, MM, pada Minggu, 20 Maret 2022 secara daring melalui platform Zoom.

Tampak hadir Dr. Rer.Nat. Nanang Fakhrudin, M.Si., Apt., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni dan Pemimpin Umum Farsigama, Regina Gita, Tim Farsigama dan mahasiswa Farmasi lainnya.

Dipandu oleh Salsabiela Milenia (moderator) dan Imelda Dara Irawan (MC)- webinar selama dua jam lebih ini berlangsung interaktif- sehingga Ketua Kagama Farmasi UGM yang saat webinar sedang berada di New York- sudah tengah malam, tetap semangat menyimak paparan Founder JamuDigital ini.

"Dalam meniti karir, peran softskill sangat penting. Kemampuan menulis, dan komunikasi itu sangat penting," ungkap Prof. Satibi.

Hal senada ditambahkan oleh Masrizal Syarief, "Sukses karir itu sebesar 70% ditunjang oleh kompetensi softskill, dan 30% dari hardskill," paparnya mengutip informasi yang pernah dibacanya.

Masrizal Syarief Personal Brand

Personal Branding Berbasis Kompetensi dan Kemanfaatan

Karyanto-yang pernah menjadi Pemimpin Umum Farsigama 1985-1987 menerangkan bahwa Personal Branding dapat diungkit dengan pegas kompetensi dari kemampuan menulis, dan juga public speaking.

"Dari pengalaman pribadi, karena saya seorang penulis- banyak pihak yang mengenal saya, mencermati ide-ide gagasan saya dari tulisan saya, dan dari sini personal branding saya mulai terbentuk secara natural," ungkapnya.

Namun, lanjut Karyanto, personal branding dapat didisain sesuai goal setting. Model ini, akan lebih kokoh, karena didasarkan analisa yang lengkap yaitu dari Personal SWOT Analysis, sehingga lebih terstruktur.

"Ada lima elemen personal branding yang bersiklus," urai Karyanto lebih lanjut yaitu: COMPETENCY, CONECTIVITY, CREATIVITY, CONTRIBUTION, COMPLIANCE.

  • COMPETENCY: Mengkreasi Benih Ungul Karakter Prbadi Melalui PEMBEDA-AUTENTIK. Unique Selling Proposition -USP, Emotion Selling Proposition-ESP.
  • CONECTIVITY: Menghubungkan Competency ke banyak saluran komunikasi
  • CREATIVITY: Melakukan inovasi-inovasi ’produk’ diri sendiri agar selalu up to date
  • CONTRIBUTION: Menyampaikan kemanfaatan
  • COMPLIANCE: sebagai alat untuk mengontrol disain reputasi yang dijadikan goal setting

Menjawab pertanyaan, Dr. Nanang Fakhrudin, bagaimana dapat sukses mendisain personal branding- yang tidak inline dengan basis kompetensi dasar seseorang..?

Karyanto menjelaskan disain personal branding seperti ini memiliki resiko yang tinggi, jika dibanding yang inline dengan kompetensi dasar seseorang. Namun tetap terbuka peluang suksesnya, jika seseorang tersebut segera memiliki dasar kompetensi yang diperlukan untuk menunjang personal brandingnya.

"Saat saya menjadi wartawan Bisnis Indonesia, saya ditempatkan di desk Keuangan dan Moneter. Meliput kegiatan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia. Maka Langkah pertama yang saya lakukan adalah belajar Ilmu Keuangan dan Moneter. Baik dari membaca buku, atau berdiskusi dengan para ahli ekonomi dan moneter," Karyanto mengungkapkan kiatnya.

Memang tidak mudah, karena lanjut Karyanto, saya dalam kurun waktu singkat harus memahami ilmu baru yang sebelumnya tidak saya miliki. "Inilah yang saya maksud potensi resiko tadi," tegasnya.

Webinar Kolaborasi Pengurus Kagama Farmasi UGM dengan Fakultas Farmasi UGM ini, semakin menarik karena Prof. Satibi dab Ketua Kagama Farmasi UGM saling menambahkan berdasarkan pengalaman beliau berdua.

Dalam paparan presentasinya, Karyanto secara runtut mengupas point-point, yaitu: Menulis sebagai pengungkit reputasi-personal branding; Keunggulan membangun personal branding; Definisi, jenis, dan struktur personal branding;  Personal SWOT analysis, Aplikasi dan transformasi.

Modal utama untuk sukses membentuk personal brand adalah Personal SWOT Analysis. Mengenali bentul tetang faktor internal diri sendiri berupa strength (kekuatan), weakness (kelemahan), dan memahaii faktor eksternal: opportunity (kesempatan) dan threat (ancaman).

Itu ibarat pisau bedah agar kita kenal dengan kompetensi diri. Dan dalam menetapkan  goal setting hedaknya mengacu konsep SMART, yaitu: specific (spesifik), measurable (terukur), achievable (dapat digapai), realistic (sesuai kenyataan), dan time line (penentapan batas waktu).

Karyanto berpesan dalam hal mendisain personal branding: "Menjadi lilin yang menerangi kegelapan dan bukan api yang membakar. Cari dan temukanlah sesuatu yang unik pada dirimu selain hal-hal fisik."

Konsistensi mewujudkan setiap goal adalah fokus yang harus terus dikawal. Konsistensi akan mendorong seseorang untuk selalu menyumbangkan karya secara optimal sehingga dapat memberikan kontribusi yang optimal pula. Keharusan bagi setiap orang untuk tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat dimanapun mereka berkarya.

"Webinar kemarin kita diberi kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang hebat seperti Pak Karyanto dan Pak Masrizal yang sudah sangat berpengalaman dibidangnya. Webinar kemarin memberikan insight yang sangat bermanfaat bagi kita sebagai mahasiswa, bahwasanya personal branding merupakan hal yang sangat penting dilakukan, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri kita," komentar singkat Pemimpin Umum Farsigama, Regina Gita.

Semoga webinar ini dapat menginspirasi pentingnya softskill di bidang komunikasi, dan keterampilan menulis bagi mahasiswa Farmasi UGM.

Liputan Tim Redaksi Farsigama & JamuDigital


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU, NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2023. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: