DISOLF Obat Herbal Fitofarmaka, Memperbaiki Sirkulasi Darah
Tanggal Posting : Senin, 9 Desember 2019 | 08:52
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 4403 Kali
DISOLF Obat Herbal Fitofarmaka, Memperbaiki Sirkulasi Darah
DISOLF-Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) sudah teruji klinis untuk indikasi melancarkan sirkulasi darah

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. DISOLF-Obat Modern Asli Indonesia (OMAI), kategori Fitofarmaka yang sudah teruji klinis untuk indikasi melancarkan sirkulasi darah, dipasarkan di Indonesia sejak 2011. Kini sudah dipasarkan ke berbagai negara.

DISOLF diproduksi PT Dexa Medica, hasil riset para peneliti Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS). DISOLF mengandung bahan bioactive protein fraction DLBS1033 yang diindikasikan untuk membantu memperbaiki sirkulasi darah (blood vessels maintenance).

"DISOLF memiliki mekanisme kerja yang baik untuk pasien penderita penyakit jantung dan stroke," ungkap DR. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., Executive Director DLBS.

Setiap tablet DISOLF mengandung 490 mg bioactive protein fraction DLBS1033 yang diproses secara bioteknologi. Mekanisme kerja DISOLF melalui empat cara, yaitu: sebagai Antiplatelet, Fibrinogenolisis, Fibrinolisis, dan Clotlysis. Bentuk sediaannya enteric coated tablet- tahan terhadap asam lambung, sehingga ketika sampai di usus halus, obatnya baru dilepas dan terserap ke dalam tubuh.

Bahan berkhasiat DISOLF dari bahan alam asli Indonesia. DISOLF telah memperoleh sertifikat halal, termasuk sistem jaminan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Bahan baku DISOLF dibuat dari isolasi protein Cacing Tanah yang sudah dipakai para Kardiolog dan Neurolog untuk mengobati penyakit Thrombosis atau penyumbatan darah. Riset untuk menemukan DISOLF selama tujuh tahun.

Menurut Raymond Tjandrawinata, paling sulit dalam risetnya adalah tahapan mengembangkan obat dari Cacing Tanah. Di Indonesia ada enam spesies, dan sangat mirip dari fisiknya. Melalui studi DNA, baru dapat ditemukan perbedaannya. "Membuat produk yang stabil dari Cacing Tanah sangat sulit," katanya.

Cacing Tanah mempunyai 20 ribu protein, lanjut Raymond - Penerima WIPO Medal for Inventor Award ini, Padahal hanya diperlukan 8 protein saja untuk mendapatkan trombolisis. Protein yang tidak terpakai harus dihilangkan dengan proses biotekologi.

DISOLF dikembangkan sejak 2006, waktu itu belum ada supply Cacing Tanah yang siap. Karena yang dibutuhkan sekian ton. Akhirnya saya mendapatkan cara untuk memanen dan menggandakan Cacing Tanah. "Ternyata tidak mudah, Cacing Tanah di dalam tanah itu banyak musuhnya," papar Raymond mengenang proses riset awal menemukan DISOLF.

Komposisi DISOLF: Lumbricus rubellus extract 490 mg. Dosis yang disarankan untuk pengobatan pasien dewasa adalah satu tablet/tiga kali sehari, diminum mulai 30-60 menit sebelum makan. Dosisi untuk pencegahan, satu tablet/satu kali sehari.

Berdasarkan penelusuran di website Badan POM, DISOLF memiliki nomor registrasi: FF192500801, Kemasan: Dus 5 strp @ 6 tablet salut selaput. Pendaftar: PT Dexa Medica. Diterbitkan oleh: e-Registration Obat Tradisional & Suplemen Makanan (ASROT), Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Badan POM. Redaksi JamuDigal.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL, MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2021. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: