Cegah Klaster Keluarga, Tingkatkan Imunitas dengan OMAI
Tanggal Posting : Senin, 5 Oktober 2020 | 09:45
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 186 Kali
Cegah Klaster Keluarga, Tingkatkan Imunitas dengan OMAI
Suasana Sidang Kabinet Paripurna mengenai Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi 2021, di Istana Negara, Jakarta, pada 7 September 2020. Foto: BPMI Setpres.

JamuDigital.Com-PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Data COVID-19 di Indonesia (04-10-2020): Positif: 303.498. Sembuh: 228.453. Meninggal: 11.151. Data WHO (04-10-2020): Global Situation: 34.804.348 (confirmed cases), 1.030.738 (deaths). Kasus COVID-19 di Indonesia diumumkan pertama kali pada 2 Maret 2020.

Penularan virus Corona ini, terjadi dibanyak klaster, seperti: tempat umum-publik, perkantoran, kawasan perindustrian, dan juga klaster keluarga.

Angka infeksi COVID-19 di keluarga atau klaster keluarga akhir-akhir ini semakin banyak. Bahkan, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa virus corona juga dapat menular di rumah yang dihuni sebuah keluarga.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta masyarakat tetap berhati-hati dan memperhatikan protokol kesehatan saat berada di rumah untuk mencegah meluasnya penularan lewat klaster keluarga.

"Karena di rumah kita sudah merasa aman. Justru di situlah yang kita harus hati-hati," kata Jokowi saat rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 7 September 2020.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan jajarannya untuk dapat mengantisipasi penyebaran pandemi melalui tiga klaster, yakni: klaster perkantoran, klaster keluarga, dan klaster Pilkada.

Klaster keluarga banyak muncul karena meningkatnya aktivitas anggota keluarga di luar rumah, sehingga ada potensi terpapar virus Corona, dan ini dapat menular ke anggota keluarga lainnya.

Protokol Kesehatan dan Herbal Imunitas

Dikarenakan obat dan vaksin COVID-19 belum ditemukan, maka jika terpaksa harus melakukan kegiatan di luar rumah, maka harus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Yaitu, memakai masker, menghindari kerumunan, jaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun, atau menggunakan hand sanitizer.

Pola hidup yang sehat: makan seimbang, olah raga dan istirahat yang cukup, dan minum obat herbal yang sudah terukti dapat meningkatkan daya imun tubuh. Pakar kesehatan dunia, sepakat, bahwa imunitas tubuh yang kuat dapat mencegah serangan virus COVID-19.

OMAI STIMUNO Masuk dalam Tatalaksana Pasien COVID-19

Produk Stimuno

Badan POM membagi produk herbal menjadi tiga, yaitu: Jamu (khasiatnya diketahui secara empiris), Obat Herbal Terstandar (OHT)- herbal yang sudah diuji pra klinik kepada binatang percobaan, dan Fitofarmaka sudah teruji khasiatnya pada manusia melalui uji klinik.

STIMUNO adalah salah satu Fitofarmaka yang pertama kali mendapat sertifikat dari Badan POM. STIMUNO membantu merangsang tubuh memproses lebih banyak antibodi dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh bekerja optimal.

STIMUNO yang terbuat dari Phyllanthus niruri (Meniran), dapat menjaga imunitas tubuh, agar terhindar dari berbagai macam penyakit dan mempercepat proses pemulihan saat sakit.

STIMUNO merupakan Obat Asli Modern Indonesia (OMAI), masuk dalam daftar "Informatorium Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) di Masa Pandemi COVID-19"-  yang diterbitkan oleh Badan POM. Bahkan, OMAI juga masuk dalam tatalaksana pasien COVID-19.

Berita Terkait: OMAI Masuk Dalam Tatalaksana Pasien COVID-19

Beritar Terkait: Daftar Obat Modern Asli Indonesia

STIMUO diproduksi dengan teknologi modern sehinga menghasilkan bioactive fraction, dan merupakan satu-satunya imunomodulator yang mendapatkan sertifikat fitofarmaka, telah direkomendasikan profesi kesehatan/dokter di Indonesia, dan di berbagai negara.

Adalah bijaksana jika, selalu sedia STIMUNO di rumah, agar imunitas keluarga terjaga. *Program Edukasi OMAI (Obat Modern Asli Indonesia).


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: