Arahan Menkes: B2P2TOOT Bermitra dengan RSUD Bung Karno
Tanggal Posting : Sabtu, 4 Juli 2020 | 05:24
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 154 Kali
Arahan Menkes: B2P2TOOT Bermitra dengan RSUD Bung Karno
Menkes, Terawan Agus Putranto mendapat penjelasan Kepala B2P2TOOT, Akhmad Saikhu saat berkunjung di B2P2TOOT Tawangmangu, pada 3 Juli 2020.

JamuDigital.Com- PIONER MEDIA ONLINE & MARKETPLACE JAMU INDONESIA. Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memberikan arahan, agar B2P2TOOT sebagai institusi riset yang menggawangi penelitian Saintifikasi Jamu bermitra dengan RSUD Bung Karno Surakarta dan Pemerintah Kota untuk mewujudkan RSUD Bung Karno menjadi RSU Daerah Pusat Pengobatan Tradisional.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Kesehatan RI, Letjen.TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad.(K.) R.I. saat melakukan kunjungan ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, Jawa Tengah, pada Jumat, 3 Juli 2020. 

Kepala B2P2TOOT Kementerian Kesehatan RI., Akhmad Saikhu menjelaskan bahwa lawatan kerja Menteri Kesehatan ke salah satu unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kunjungan kerja ke RS Oen dan RSUD Bung Karno Surakarta.

Lokus pertama kunjungan Menteri Kesehatan di B2P2TOOT, lanjut Akhmad Saikhu, adalah Etalase Tamaman Obat 118. Di tengah taman koleksi tanaman obat tersebut, Kepala B2P2TOOT, Akhmad Saikhu MSc.PH. memaparkan tugas pokok dan fungsi serta capaian B2P2TOOT dalam melaksanakan riset tanaman obat dan obat tradisional. 

Menkes di Tawangmangu

Berita Terkait: Kemenkes Dukung Obat Baru dari Alam Indonesia 

Sebanyak 32.000 informasi ramuan jamu berhasil dicatat dari hasil Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (Ristoja) yang dilakukan di seluruh wilayah Indonesia pada 405 etnis.  Selain itu, disampaikan juga bahwa penelitian Saintifikasi Jamu untuk memperoleh bukti ilmiah jamu yang  dilakukan di B2P2TOOT telah berhasil membuktikan keamanan dan khasiat jamu.

Selanjutnya Menteri Kesehatan mengunjungi Rumah Riset Jamu (RRJ) Hortus Medicus.  Di lokus peneltitian berbasis pelayanan menggunakan jamu tersebut Menteri Kesehatan saat diskusi dengan Koordinator RRJ, dr. Danang Ardiyanto, memberikan tiga pesan penting yaitu:

  • Membuat formularium obat tradisional
  • Permenkes terkait Litbang TOOT
  • Kerjasama membuat RS Tradisional di RSUD Bung Karno Surakarta

Pesan tersebut  menunjukkan bahwa Menteri Kesehatan menilai riset hulu-hilir Saintifikasi Jamu di B2P2TOOT sudah on the track.  Hal ini tentu menjadi pemicu semangat peneliti di B2P2TOOT untuk terus melakukan riset hulu-hilir Saintifikasi Jamu sesuai kepakaran masing-masing dan mensinergikannya agar menghasilkan formularium jamu yang terbukti aman dan berkhasiat

"Sehingga dapat dipergunakan oleh stakeholder pengguna hasil riset salah satunya RSUD Bung Karno Surakarta yang sedang diarahkan menjadi RSUD Pusat Pengobatan Tradisional," Akhmad Saikhu mengungkapkan.

Selain pesan kepada RRJ Hortus Medicus, Menteri Kesehatan juga menyampaikan pesan istimewa kepada B2P2TOOT. Berikut ini, teks pesan tertulis (tulisan tangan Menteri Kesehatan);

"Sumber Penyembuhan Tradisional Tawangmangu. Mengintegrasikan tanaman obat nusantara menjadi sesuatu yang saintifik dan diaplikasikan dalam pengobatan di zaman modern di masyarakat baik nasional  maupun internasional.

Jadikan B2P2TOOT sebagai pusat suplai obat atau bahan obat tradisional dalam pengobatan modern. Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) menjadi tujuan untuk dicapai demi lestarinya kearifan lokal nusantara dalam memberikan pelayanan pengobatan medis tradisional. Bersyukur, bersyukur, bersyukur". 3 Juli 2020, Menkes, Terawan Agus Putranto. Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2020. All Right Reserved. @ www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: