6 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan
Tanggal Posting : Rabu, 3 November 2021 | 07:04
Liputan : Redaksi JamuDigital.Com - Dibaca : 506 Kali
6 Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan
Inilah 6 manfaat buah Kiwi untuk kesehatan yang harus anda ketahui.

JamuDigital.Com- MEDIA JAMU, NOMOR SATU. Buah Kiwi adalah buah yang cukup asing di telinga para penikmat buah di Indonesia. Untuk orang-orang yang sudah sedikit mengenal, beberapa mengatakan sulit membedakan buah Kiwi dengan kesemek. Ada pula yang beranggapan buah ini memiliki harga yang terlalu mahal.

Karena itu, orang-orang lebih memilih mengkonsumsi buah yang lain. Namun anggapan-anggapan tersebut boleh jadi karena mereka belum mengenal sejauh mana manfaat buah ini. Untuk itu, melansir infografis instagram @kementerianpertanian, inilah 6 manfaat buah Kiwi yang perlu diketahui:

1. Mampu mengatasi penyakit asma

Kandungan vitamin C pada buah Kiwi juga memberikan khasiat lain untuk fungsi sistem pernapasan. Konsumsi buah-buahan yang tinggi vitamin C dapat membantu mengurangi gangguan pernapasan yang tersendat alias mengi pada anak-anak yang menderita asma.

Hal tersebut dijelaskan dalam penelitian jurnal Thorax yang melibatkan 4100 anak sebagai peserta. Tanpa analisis lebih lanjut terhadap pengaruh konsumsi makanan lain, diketahui adanya penurunan frekuensi gejala asma selama anak-anak mengonsumsi 1-7 buah dengan vitamin C tinggi dalam 1 minggu.

2. Mengurangi resiko penyumbatan darah

Riset yang sama juga menyebutkan kemampuan buah Kiwi untuk mengurangi kadar lemak dalam darah dapat membantu menurunkan risiko terjadinya penggumpalan darah.

Artinya, buah Kiwi dapat turut mencegah terjadinya penyakit seperti, stroke, serangan jantung, dan penyumbatan pembuluh darah lainnya. Manfaat buah Kiwi ini diperkirakan setara dengan mengonsumsi aspirin setiap hari untuk mengoptimalkan kerja jantung.

3. Melancarkan pencernaan.

Buah kiwi merupakan sumber prebiotik sehingga dapat menambah jumlah bakteri baik untuk membantu proses pencernaan makanan. Manfaat buah Kiwi ini bersumber dari kandungan enzim actinidin, serat dan komponen fenolik.

Atas dasar itulah mengonsumsi buah Kiwi dapat mencegah berbagai gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, dan mual. Bahkan, enzim actinidin yang terdapat dalam kiwi sangat baik untuk mempercepat perncernaan protein.

4. Mengurangi risiko kelahiran bayi dalam keadaan cacat.

Pada buah Kiwi ada kandungan folat, yaitu nutrisi yang berperan penting untuk perkembangan janin. Satu buah Kiwi mengandung 17,2 mikrogram (mcg) yang telah melebihi kebutuhan harian folat untuk orang dewasa.

Folat dapat membantu proses pembelahan dan pembentukan sel-sel pada janin sehingga dapat mencegah terjadinya cacat lahir. Hal ini membuat buah Kiwi bermanfaat untuk ibu hamil. Ibu hamil dapat memenuhi asupan folat harian dengan mengonsumsi buah kiwi.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Manfaat ini berasal dari kandungan mikronutrien utama pada buah Kiwi yaitu vitamin C dan vitamin K. Kedua vitamin ini memiliki peranan vital dalam proses penyembuhan luka. Vitamin C membantu produksi kolagen, yaitu komponen pembentuk sel kulit.

Di saat yang sama, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang mampu memperbaiki kerusakan sel. Sementara itu, vitamin K dapat mencegah terjadinya perdarahan berlebih dan mempercepat proses pembekuan darah. Vitamin K pada buah Kiwi juga berkhasiat untuk menjaga ketahanan sel-sel tubuh.

6. Pencegah penyakit kanker.

Kandungan antioksidan pada buah Kiwi berperan sebagai pelindung alami untuk kesehatan sel-sel di dalam tubuh, salah satunya dari kondisi stres oksidatif yang bisa merusak sel-sel sehat. Konsumsi buah Kiwi berpotensi memberikan manfaat untuk mengurangi risiko terjadinya oksidatif sel. Nah, antioksidan ini terkandung lebih banyak pada bagian kulit dibandingkan daging buah Kiwi.

Buah Kiwi mengandung glukosa, protein serat dan sukrosa yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.  Buah Kiwi juga mengandung vitamin C dan kalium yang sama-sama penting dan dibutuhkan oleh tubuh. Dari manfaat-manfaat tersebut, sekiranya rasa penasaran akan sedikit bisa terobati terkait buah ini. Mengenai harga dan rupa, interpretasinya dikembalikan pada tiap individu masing-masing.

Yang jelas, buah ini dapat dikonsumsi sebagaimana orang berkreasi dengan buah pada umumnya. Buah ini dapat dimakan langsung atau dijadikan jus, salad, dan sebagainya. (Sumber: Infografis Instgaram @kementerianpertanian). Redaksi JamuDigital.Com


Kolom Komentar
Berita Terkait

JAMU DIGITAL: MEDIA JAMU NOMOR SATU

Tentang Kami

@ Copyright 2022. All Right Reserved.  www.jamudigital.com

  Link Media Sosial Jamu Digital: