![]() |
| Coach Karyanto-Alumni Farmasi UGM dan Praktisi Komunikasi Publik dan Kesehatan lebih 30 Tahun menilai Credible Personal Brand sangat penting di era AI. |
JamuDigital.Com- MEDAI JAMU, NOMOR SATU. Ketika AI membuat informasi semakin melimpah, kepercayaan menjadi aset profesional yang semakin langka. Apa solusi agar Tenaga Kesehatan tetap relevan, berdaya saing dan berdampak di era AI?
Coach Karyanto melalui Program Personal Branding Melangit untuk Tenaga Kesehatan ingin berkontribusi dalam menyadarkan para Tenaga Kesehatan betapa urgennya membangun Personal Brand di era AI.
Ini bukan sekadar Tenaga Kesehatan memiliki visibilitas atau terlihat. Tetapi Tenaga Kesehatan yang terpercaya, berdaya saing dan berdampak.

Era Artificial Intelligence (AI) sedang mengubah lanskap di bidang kesehatan. AI kini digunakan untuk membantu diagnosis, komunikasi dengan pasien, administrasi, pengembangan obat, hingga pengelolaan sistem kesehatan.
WHO menegaskan bahwa transformasi ini harus tetap berorientasi pada keselamatan, etika, kesetaraan, dan kepercayaan.
Dalam situasi tersebut, tenaga kesehatan menghadapi tantangan baru: bukan hanya bagaimana menjadi kompeten, tetapi bagaimana kompetensinya dikenali dan dipercaya di ruang digital.
Program Personal Branding Melangit dikelola oleh PT. Global Medisina Indonesia, Merek Personal Branding Melangit telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia: JID2024105653 (2024-10-17 00:30:25) atas nama Coach Karyanto.
Pada Minggu, 09 Februari 2025, Training Personal Branding Melangit digelar untuk pertama kalinya secara offline bertempat di Qubika Boutique Hotel, Tangerang Selatan, Provinsi Banten- dihadiri oleh para tenaga kesehatan dari berbagai bidang.
Acara ini dipandu oleh dua coach berpengalaman, yaitu: Coach Karyanto dan Coach Ongky Hojanto- untuk memberikan keterampilan penting dalam membangun personal branding yang kokoh, serta kemampuan public speaking.
Webinar dan Training Personal Branding Melangit untuk Tenaga Kesehatan telah diikuti sekitar 2.000 peserta baik offline maupun online.

Menurut Coach Karyanto- Praktisi Komunikasi Publik & Kesehatan lebih dari 30 tahun- credible personal brand untuk tenaga kesehatan menjadi semakin penting. Karena ada tiga urgensi yaitu:
1. Informasi Kesehatan Melimpah, Kepercayaan Semakin Langka
Hari ini masyarakat dapat memperoleh informasi kesehatan dari dokter, rumah sakit, influencer, media sosial, chatbot AI, hingga mesin pencari-semuanya hadir dengan tingkat kredibilitas yang berbeda.
WHO melihat tenaga kesehatan yang memahami kebutuhan audiens memiliki posisi strategis untuk menjembatani ilmu pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Artinya, tenaga kesehatan yang memiliki personal brand yang kredibel dapat menjadi trusted voice di tengah banjir informasi. Bukan yang paling viral yang paling dibutuhkan masyarakat, tetapi siapa yang paling dapat dipercaya.

2. AI Dapat Memproduksi Konten, Tetapi Tidak Otomatis Memproduksi Kredibilitas
Generative AI memungkinkan siapa pun membuat artikel, video edukasi, gambar, bahkan suara yang tampak profesional dalam hitungan detik.
Masalahnya, konten yang terlihat meyakinkan belum tentu benar.
Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat dapat memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap respons medis yang dihasilkan AI, bahkan ketika respons tersebut memiliki akurasi rendah.
WHO juga memperingatkan bahwa AI dapat memperbesar penyebaran misinformation dan menimbulkan persoalan terkait kepercayaan, privasi, bias, dan akuntabilitas.
Karena itu, personal branding tenaga kesehatan di era AI tidak boleh berhenti pada visibility.
Yang harus dibangun adalah: Visibility → Credibility → Trust → Impact. Personal brand yang kuat harus ditopang oleh kompetensi profesional, evidence-based practice, integritas, komunikasi yang baik, transparansi, dan konsistensi digital.
3. Tenaga Kesehatan Perlu Menjadi "Trusted Voice" Di Era AI
Masyarakat membutuhkan manusia yang dapat membantu mereka menjawab pertanyaan: "Informasi kesehatan mana yang harus saya percaya?"
Tenaga kesehatan memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi jawaban tersebut-kompetensi ilmiah, pengalaman profesional, kode etik, dan kedekatan dengan pasien.
Namun, jika tenaga kesehatan tidak hadir di ruang digital, ruang tersebut akan diisi oleh pihak lain.
Misinformation/disinformation menjadi tantangan besar bagi kesehatan publik dan bahwa komunikasi yang mampumembangun kepercayaan, menjelaskan ketidakpastian secara jujur, serta memperkuat integritas ilmiah semakin diperlukan.

Maka dari itu, personal branding bukanlah upaya narsistik untuk mencari popularitas.
Bagi tenaga kesehatan, personal branding adalah strategi untuk:
- Show Your Competence: menampakkan keahlian.
- Share Your Knowledge: membagikan ilmu berbasis bukti.
- Build Your Credibility: membangun reputasi profesional.
- Earn Public Trust: mendapatkan kepercayaan publik.
- Create Health Impact: memberikan dampak bidang kesehatan lebih luas.
Personal Branding Melangit: Dari Terkenal Menjadi Terpercaya
Melalui Program Personal Branding Melangit, Coach Karyanto ingin berkontribusi membantu tenaga kesehatan menghadapi perubahan tersebut.
Fokusnya bukan sekadar "bagaimana menjadi terkenal di media sosial", tetapi bagaimana tenaga kesehatan membangun credible personal brand yang:
Kompeten • Kredibel • Konsisten • Humanis • Berdampak
Sebab di era AI:
AI canggih membuat konten menjadi cepat.
Tetapi kredibilitas tenaga kesehatan, membuat profesinya makin dipercaya.
Dan pada akhirnya, tenaga kesehatan yang paling relevan di masa depan bukan hanya yang menguasai teknologi, tetapi mereka yang mampu menggabungkan kompetensi profesional, komunikasi manusiawi, literasi AI, dan personal brand yang kredibel.
Itulah kontribusi yang ingin dibangun melalui Personal Branding Melangit Coach Karyanto: membantu tenaga kesehatan bukan sekadar hadir di ruang digital, tetapi hadir sebagai suara profesional yang dipercaya dan memberi dampak.
Simak video kesan Peserta Training Personal Branding Melangit berikut ini:
https://www.instagram.com/p/DGHR4dDThjw/









